5 HAL PENTING SAAT MILIH KOST

11/05/2015


Pertama-tama maaf karena lama gak upload video, ini disebabkan beberapa hal, di antaranya adalah laptop gue yang rusak, dan sibuk pindahan kost. Ya, kemaren gue pindahan dari kost gue yang lama, ke kontrakan dan background ini bukan greenscreen, tapi cat tembok kontrakan gue yang baru… yeah. Tentu saja pindah dari kost-an yang udah dua tahun ditempati ke kontrakan yang baru itu cukup merepotkan, apalagi mindahin barang-barangnya, tapi proses yang paling lama adalah bukan proses pindahannya, tapi nyari lokasinya. Nyari tempat kos atau kontrakan yang cocok itu susah-susah-gampang, karena ini adalah tempat lo menetap selama merantau, jadi tempat lo tinggal ini harus bener-bener cocok dan nyaman sama kebutuhan lu. Jangan sampe salah milih dan baru aja beberapa hari langsung gak nyaman dan pengen pindah. Di sini gue akan ngasih tips pertimbangan apa aja yang harus lu pertimbangkan sebelum milih sebuah kost atau kontrakan.

Seperti biasa, bagi yang males baca, langsung tonton aja vlognya.. bagi yang gak bisa nonton, silahkan lanjut baca~


1. Lokasi

Lokasi adalah yang pertama, kenapa bukan fasilitas atau ukuran kamar yang pertama? Karena manusia itu bisa beradaptasi sama dimensi, tapi gak akan pernah bisa beradaptasi sama kemacetan atau polusi. Jadi walaupun di rumah lu terbiasa di kamar dengan ukuran 4x4 dan kamar kost lu 3x3, gak usah khawatir karena nanti lu akan terbiasa sendiri dengan ukuran kamar yang lebih kecil dan merasa ukuran kamar segitu cukup, tapi sesering apapun lu ketemu sama yang namanya macet, maka sampe kapanpun lu gak akan pernah terbiasa dengan macet, dan selalu akan kesel, setres, dan ngedumel betapa kalau tidak ada macet lu akan sampe lebih cepat, macet sialan.

Jadi lokasi yang paling baik tentu saja deket dari kampus, kalau bisa bisa jalan kaki ke kampus, atau kalau rada jauh dan harus naik kendaraan, gak lewat daerah yang macet. Deket dengan fasilitas-fasilitas seperti tempat makan, laundry, warung, supermarket, tempat makan, tempat fotocopy, tempat ngeprint, tempat makan, masjid, tempat nongkrong, dan tempat makan. Ya tempat makan sangat penting apalagi kalau lu ngekos dan gak masak di kosan, itu berarti lu harus selalu beli makan di luar, dan kalau di deket kosan lu gak ada yang jual makanan atau Cuma dikit jadi gak bisa ganti-ganti, bahaya.

Tapi masalahnya adalah dengan lokasi yang ideal seperti itu tentu saja harganya akan mahal, jadi aspek-aspek yang udah disebutin tadi sesuaikan juga dengan budget. Misal kalau kosan yang deket banget sama kampus itu terlalu mahal, silahkan cari yang rada jauhan, berarti harus ada kendaraan, dan kalau gak ada kendaraan, berarti cari yang rada jauh dan dilalui angkutan umum. Kalau kosan yang deket dengan fasilitas-fasilitas tersebut terlalu mahal, silahkan cari yang lebih jauh, berarti kalau makan di daerah kampus aja biar banyak pilihan, atau tiap pulang kuliah beli makanan di deket kampus dan di bungkus buat makan di kosan. Dan silahkan atur strategi-strategi lainnya.

2. Teman

Yang paling penting lainnya, terutama buat yang ngontrak, adalah teman. Mereka adalah yang akan tinggal bersama kita jadi pastikan mereka bener-bener yang kita kenal dan dapat dipercaya. Walaupun sekarang banyak yang nyari kontrakan di internet, “dibutuhkan temen ngontrak sisa satu kamar lagi”, yang berarti kita gak tau apakah temen-temen yang seatap dengan kita nanti orang yang asik kah, ngeselin kah, jorok, berantakan ,berisik, atau dia dan pacarnya punya semacam gangguan pendengaran sehingga harus mendengarkan musik keras-keras ketika di kamar (if you know what I mean). Lebih baik tinggal dengan yang udah kita kenal dengan baik karakternya, karena apa, karena kadang temen-temen ini bisa mempengaruhi mood kita. Yang paling penting carilah temen yang pengertian dengan kita, misalnya tugas kuliah kita banyak kelompokan, cari temen yang gak bawel kalo kita bawa temen untuk kerja kelompok.

3. Fasilitas

Baru lah kita masuk ke fasilitas dari kosan atau kontrakannya itu sendiri. Biasanya pilihan fasilitas pada kosan itu apakah kamar mandinya di dalam? Pake AC? Ada wifi? Air panas? Dapet breakfast? Parkiran luas? Ada satpam? Dan lain sebagainya. Yang harus diingat adalah, gak ada satu fasilitas pun yang tidak mempengaruhi harga dari kosan itu. Jadi kita harus bener-bener pikirin apakah kita butuh fasilitas-fasilitas tersebut? Karena ini kaitannya sama harga, apalagi kalo budget nya terbatas. Karena kadang ada fasilitas-fasilitas yang kedengerannya keren, tapi setelah dipikirkan ulang kayaknya gak perlu-perlu banget. Kayak misalnya, ada beberapa kosan yang menawarkan free breakfast, yang tentu saja sebenernya gak free tapi bakal diitung sebagai harga sewa kosannya, alias bayar-bayar juga. Dan apakah lu mau setiap hari sarapan di tempat yang sama dan menunya itu-itu aja? Dan mungkin lu juga gak setiap hari sarapan, mungkin karena bangun kesiangan dan harus langsung kuliah, atau nginep-nginep, dan lain sebagainya? Tapi biaya untuk sarapan tetep aja ditambahin ke uang sewa kosan, kan rugi.

Atau fasilitas free wifi, yang juga sebenernya gak free. Kroscek lagi berapa kecepatan internetnya? Apakah sudah sesuai kebutuhan dari jumlah penghuni kosnya? Karena akan lebih enak dan transparan kalau internet diurus sama anak kosannya sendiri, ajakin temen-temen kos yang lain, pilih paket sendiri sesuai kebutuhan dan biaya langganannya dibagi jumlah penghuni kost. Intinya, pertimbangkan baik-baik fasilitas yang bener-bener kita butuhkan karena ini berpengaruh banget ke harga kosan.

4. Peraturan

Yang gak kalah pentingnya lagi adalah peraturan. Banyak temen-temen gue terutama yang cewek-cewek, pindah kos Cuma karena peraturan, yakni peraturan jam malam. Biasanya kosan cewek, atau beberapa kosan cowok, ada peraturan jam malam, yakni maksimal gerbang kosan ditutup, jadi sebelum jam itu kita harus udah ada di kosan dan gak bisa keluar lagi. Sesuaikan dengan kebutuhan kita, apakah ada jadwal kuliah malem? Apa aktif organisasi dan butuh rapat-rapat persiapan sampe malem? Atau apakah kamu adalah Batman? Kalau iya, cari kosan yang gak ada jam malemnya dan kita dapet duplikat kunci pagernya. Selain peraturan jam malem, peraturan di kosan biasanya apakah boleh bawa temen lawan jenis? Apakah boleh bawa temen nginep? Apakah boleh bawa barang elektronik sendiri seperti setrika, rice cooker, atau reactor nuklir? Lalu pertimbangkan juga keadaan kosan, misalnya apakah kosannya nyatu sama rumah yang punya? Atau berdekatan? Apakah itu masalah buat kita? Misalnya salah satu alasan gue pindah dari kosan yang lama adalah kamar gue deket sama rumah yang punya, jadi kalo lagi bikin vlog, takut ngeganggu, akhirnya gue memutuskan untuk ngontrak dimana gue bisa teriak-teriak semau gue HUAHAHAHAHAHA!

5. Kenyamanan

Yang terakhir dan sering kali dilupakan adalah kenyamanan dari kosan itu sendiri. Kenyamanan di sini yang bersifat kualitatif dan biasanya ada beberapa hal yang diliat seperti pencahayaan, penghawaan, dan akustik. Pencahayaan, apakah kos-kosannya cukup terang untuk belajar atau redup? Apakah cahaya matahari bisa masuk? Penghawaan, apakah kos-kosannya panas? Misalnya karena atapnya dak-dakan beton dan panas pada siang hari? Apakah harus pake kipas angin atau AC? Apakah lembab sehingga temboknya berjamur? Apakah ada lubang ventilasi sehingga bisa ada sirkulasi udara? Apakah kalau temen kentut baunya susah ilang? Lalu dari sisi akustik atau suara, apakah kamar kosnya deket parkiran dan berisik suara kendaraan yang keluar masuk? Apakah kamar kos sebelah suka nyetel music keras, dengan atau tanpa pacarnya? Semua ini juga harus diperhatikan, apalagi ini ada kaitannya juga dengan kesehatan kita. Karena ada kosan yang lokasinya cukup bagus, fasilitasnya cukup lengkap, peraturannya enak, tapi harganya murah, ternyata kualitas kenyamanannya kurang. Kan banyak tuh karena daerahnya udah padat, tapi masih dibikin kos-kosan, akhirnya letaknya ditengah, gak berhubungan sama ruang luar, gak ada udara yang keluar masuk, cahaya matahari Cuma masuk dari lubang kecil, biasanya bakal lembab dan akhirnya gak nyaman. Jadi silahkan pertimbangin juga aspek-aspek kenyamanan pencahayaan, penghawaan, dan akustik tadi.

Ya, itulah beberapa hal yang harus dipertimbangkan ketika memilih kos-kosan. Intinya selalu sesuaikan dengan kebutuhan dan budget yang kita punya. Dan mungkin susah menemukan kos-kosan yang sempurna memenuhi semua aspek, misal ada yang nyaman nih, tapi lokasinya rada jauh, dan seterusnya, tapi ya itulah gunanya menimbang dan memilih, aspek mana yang paling dibutuhkan, dan mana yang masih bisa “diakalin” atau dicari jalan keluarnya dari sisi lain. Semoga dapat membantu dalam memilih kosan atau kontrakan, dan kalau kamu punya pengalaman memilih kos atau kontrakan, apa aja sih yang jadi pertimbanganmu, silahkan ceritakan di komen ya.

ENJOY YOUR DAY!

Ditulis oleh Ramy Dhia
Seorang mahasiswa arsitektur yang mencintai dunia desain, teknologi, pop culture, dan penulisan. Ngeblog sejak 2010 dan mulai ngeVlog di Youtube sejak 2014. Hobi nonton TV Series dan merupakan pemain abadi dari game Harvest Moon: Back to Nature.
NB: Bercita-cita ingin menguasai dunia.


You Might Also Like

6 komentar

  1. pas banget gan, bentar lagi ane jadi anak kost :D

    BalasHapus
  2. Wah, jadi pengen banget ngekos, tapi mau ngekos dimana, kuliah aja kagak, wkwkw

    BalasHapus
    Balasan
    1. yaudah ngekos aja iseng-iseng XD

      Hapus
  3. thanks buat tipsnya bro!

    BalasHapus

Harap komentar dengan bahasa yang sopan ya, as your grandma will read it :)

Page Ranking Tool
DMCA.com

I'm in

postimage
Mutsurini Team
Komunitas Online Kab.Tangerang Warung Blogger