Lomba Sketsa Dan Keberuntungan Pemula

1/21/2014



Jika ditanya materi kuliah apa yang paling gue senangi di jurusan gue, gue akan menjawab sketsa. Pokoknya gue paling semangat kalo dikasih tugas sketsa, karena menurut gue nge-sketch itu asik. Apalagi kakak-kakak himpunan di sini bikin kelas tambahan khusus buat ngembangin skill sketsa kita-kita para maba.
Suatu hari yang cerah di dunia tubby, seorang temen ngasih info di grup line angkatan kalo ada lomba sketsa. Lomba ini diadakan oleh Staedtler dan Gramedia dengan tema "The Heritage of Malang". Sambil berdo'a pas hari H gak ada kegiatan ospek (yang pemberitahuannya selalu mendadak), gue minta formulirnya ke temen gue itu.

10 November 2013 yang merupakan hari lomba diadakan, gue pun siap-siap berangkat. Selain gue, ada juga beberapa temen gue yang ikut, sayangnya kita gak bisa berangkat bareng. Setelah mantap abis buka google map liat lokasi gramedia yang dijadikan tempat lomba serta googling rute angkot Malang, gue pun berangkat sendiri.....sendiri....sendiri....*bergema*.

Sampailah di lokasi dengan sedikit telat dari jam yang tercantum yakni jam 9. Lokasi perlombaan ada di lantai 3 dan gue langsung naik setelah nanya sama mas-mas di depan, beruntung lomba belum mulai. Setelah daftar ulang dan dapet paket alat gambar (pensil, penghapus, kertas) gue pun duduk bareng dua temen gue yang udah sampe duluan, Almas dan Fernanda. Lalu ada ibu-ibu di sebelah gue membuka obrolan,


"SMA ya dek?"
"nggak bu, udah kuliah"
"ooh udah kuliah"
"iya tapi masih maba kok, baru masuk tahun ini, jadi gak salah-salah amat bu kalo ngira saya masih SMA hahaha"
"hahaha... ini saya nganterin anak saya, mau ikut juga, dia SMP" sambil memperkenalkan anak perempuannya. Lalu dia lanjut lagi "kalau kuliah, berarti masuknya kategori umum ya?"

seketika gue diem, mikir... iya juga yah, di sini kan cuma ada dua kategori, kategori umum dan kategori pelajar, kalau gue udah kuliah, berarti udah bukan pelajar alias anak sekolah lagi, berarti masuknya kategori umum. Bukan, gue bukan semata mikir akan saingan sama tante-tante dan om-om tattoan yang lagi duduk-duduk ini, bukan itu. Pikiran gue langsung melambung ke arah "berarti di antara dua pilihan, umum dan pelajar, gue udah masuk ke yang umum, bersama orang-orang dewasa ini, berarti gue udah dewasa, udah bukan anak sekolah lagi, aaah selama ini gue lomba selalu masuk kategori pelajar, tapi ini baru pertama kalinya masuk kategori umum, aaah gue galau umur lagi.

Setelah space out sebentar, gue pun menjawab,
"i... iya bu, saya bukan pelajar berarti masuknya kategori umum..." masih dengan wajah yang pikirannya jauh melayang.
"kuliahnya jurusan apa? arsitektur?" tanya si Ibu lagi
"iya buarsitektur"
"di UB?"
"iya"
"ooh.. nih mbak sepupunya ini juga di arsitektur UB" sambil menepuk pundak anaknya.
"oh ya? mahasiswa baru juga?"
"nggak, udah lama sih... eh mbak anu (gue lupa namanya) itu angkatan berapa sih?" dia nanya ke anaknya yang anaknya juga gak tau dan gue juga gak terlalu tertarik kalo gue tau mbak sepupu anak ibu ini angkatan berapa bisa tau yang mana orangnya, secara selama masih menyandang status maba hubungan dengan senior belum bisa terlalu jauh, dan kalaupun tau mau ngapain juga kan.

Setelah obrolan dengan ibu-ibu tadi dan setelah menyadari kalau nametag gue typo (serius deh kenapa orang-orang gak bisa menulis nama gue dengan benar -_-) panitia mengambil halo halo dan memulai acara. Waktu yang diberikan 2,5 jam , peserta bebas mau gambar di mana aja, peraturannya cuma satu, gambar menggunakan alat staedtler.


I feel you, Squidward Tenpoles, Squidward Bolatenis, Squidward Tortelini...

Wah 2,5 jam, lama banget pikir gue, soalnya di kuliah, saat kelas tambahan sketch class, kami rata-rata dikasih waktu sama kakak-kakaknya 15 menit untuk sketsa on the spot, ya namanya juga sketsa, gambar cepet yang penting suasananya dapet, bahkan waktu itu dosen gue pernah nunjukin gambar-gambar sketsa dia yang digambar paling lama 5 menit waktu jalan-jalan ke Bali, maka 2,5 jam menurut gue terlalu lama untuk sketsa dan di luar perkiraan gue, tapi bagus lah, jadi ada lebih banyak waktu untuk ngerender pikir gue, dan mungkin aja ini juga biar kalau ada yang baru dateng bisa langsung join karena waktu yang disediakan cukup lama, seperti dua temen gue lainnya, Fau dan Mufrida yang baru dateng waktu kita udah mulai ambil posisi gambar.

Gue langsung mengeluarkan handphone buat mulai mensketsa gedung PLN kota Malang tempo dulu, ya, masing-masing peserta gambar berdasarkan foto, karena gak mungkin on the spot karena lokasi lomba di dalem gedung gramedianya (maksudnya tadi boleh ngerjain di mana aja itu selama masih di gedung gramedia). Selama menggambar, terngiang-ngiang suara asdos sketch class gue di kepala "inget proporsi... inget fokusnya... inget skala pembanding...".

Tapi emang dasar gue dableg, waktu yang bisa dibilang sangat lama untuk menggambar sketsa itu gak gue manfaatkan dengan sebaik-baiknya, justru gue banyak leha-leha karena menganggap waktunya lama banget, bedon kan. Akhirnya menurut gue sketsa gue masih kurang render.

nih sketsanya XD
Waktu habis, dan sketsa pun dikumpulkan. Pengumuman akan diumumkan setengah jam lagi katanya. Tapi temen-temen gue pada memilih pulang, tinggal gue sama Almas yang masih di situ, bukan karena gue pede bakal juara, tapi karena gue pengen liat siapa yang juara dan kayak gimana gambarnya. Oke, sambil menunggu waktu setengah jam itu, kita ke bawah buat liat-liat buku di gramed (iya, liat-liat doang), liat-liat buku di gramed memang selalu menjadi andalan gue untuk membunuh waktu, saat nunggu jadwal bioskop, nunggu emak belanja, atau nunggu pengumuman lomba.


kebaca "Oppai" -_-
Akhirnya waktu pengumuman tiba, dan diumumkan pemenang mulai dari harapan 3 sampai juara 1. Mulai dari yang kategori pelajar sampai yang umum. Waktu kategori umum, tiba-tiba nama gue kepanggil pertama, alias gue menang harapan 3, dan tau apa? mereka memanggil nama gue dengan benar! gak typo kayak di nametag! (penting abis). Kemudian satu persatu pemenang lainnya diumumkan, lalu berfoto sambil memegang sketsanya masing-masing. Emang bener, para juara adalah yang gambarnya terbaik, apalagi yang juara 1, gambarnya keren banget. Juara harapan dapet sertifikat dan bingkisan berisi buku dari gramed dan paket alat gambar dari staedtler (pensil warna, pensil, drawing pen, dll) yang pasti bakal kepake banget deh sama gue, jadi lumayan. Juara 1-3 selain dapet yang tadi, juga dapet piala (iya gue maunya bilangnya piala, bukan tropi!) dan uang tunai, dan juara 1 plus dapet voucher menginap.
itu item banget ya gue, salah filter camera (alasan)
Saat para pemenang berjejer untuk foto bersama, gue baru sadar gue yang paling kecil, yang lainnya om-om dan bapak-bapak, juga tante-tante, bahkan ada yang bawa anak-istri. Bangga juga bisa jadi yang paling kecil di antara mereka, walaupun juga paling bawah (harapan 3) ,tapi seenggaknya gue menemukan kesenangan baru dari kategori umum; bukan semata-mata saat masuk kategori umum kita jadi anak gede, selama kita emang masih beneran "anak kecil" (apalagi kalo badannya kecil kayak gue juga) kita pun tetep terlihat lebih kecil, tanpa status pelajar sekalipun.




Ya, walau bangga karena ini lomba sekaligus kemenangan pertama gue sejak gue mulai kuliah (waktu sekolah gue sering banget kan tuh ikut-ikutan lomba), tapi gue juga menganggap ini sekedar keberuntungan pemula, biar gue seneng dulu biar semangat kalau ada lomba lagi.



ENJOY YOUR DAY!

PS : Gue tau ini udah 2 bulan lebih baru gue posting, maaf, alasan lama karena sibuk kuliah. Gue kira waktu kuliah waktu gue akan lebih senggang, gak taunya enggak sama sekali, terutama semester satu. Tapi semester 2 nanti gue akan berusaha untuk bangkit lagi dan rutin ngeblog lagi.

Ditulis oleh Ramy Dhia
Seorang mahasiswa arsitektur yang mencintai dunia desain, teknologi, pop culture, dan penulisan. Ngeblog sejak 2010 dan mulai ngeVlog di Youtube sejak 2014. Hobi nonton TV Series dan merupakan pemain abadi dari game Harvest Moon: Back to Nature.
NB: Bercita-cita ingin menguasai dunia.


You Might Also Like

13 komentar

  1. selamat.. keren nih. :D

    Nice Post!

    BalasHapus
  2. Ram .... elu kok bisa memancarkan cahaya gitu? :O

    BalasHapus
  3. wih bener-bener beruntung broh :))

    BalasHapus
  4. Penasaran hasil sketsaannya. Mana nih buktinya? No pic=hoax :p

    BalasHapus
  5. @Ramy Dhia

    Waaa...keren ^^
    Coba aja waktunya sempet untuk ngerender lebih optimal, pasti lebih oke lagi ya :D

    Ayoo..bikin ulang, bikin sampe komplit, versi yang rendernya udah final :p
    #manasmanasin #nantangin

    BalasHapus
  6. @Zazuli
    oke, challange accepted! XD
    ah tapi sketchbook ketinggalan di Malang, ntar deh kalo udah balik ke Malang gambarnya :D

    BalasHapus
  7. wiiwiwiwii bagus sketsanya ram, menurut gua keren karena gua belum bisa ._.
    apa dulu zaman SMA lu udah bisa gambar seperti ini? gue belum pernah liat

    BalasHapus
  8. @Ramy Dhia

    ramy sudah mulai bisa glow in the dark XD

    BalasHapus
  9. @Bahrumsyah Bila Sahil
    nggak, pas SMA belum terlalu tau ilmu-ilmu nya XD

    BalasHapus

Harap komentar dengan bahasa yang sopan ya, as your grandma will read it :)

Page Ranking Tool
DMCA.com

I'm in

postimage
Mutsurini Team
Komunitas Online Kab.Tangerang Warung Blogger