Eksis Sampai Akhir

2/20/2012



Mencoba bikin cerpen fiksi di blog tentang eksis dengan internet, silahkan dibaca

Ini adalah cerita tentang seorang laki-laki bernama Sanca, dia adalah seorang blogger dan aktif di sosial media. Dia sudah ngeblog dari SMP dan rutin mengisi konten di blognya hingga sekarang, hingga dia duduk di bangku kuliah fakultas manajemen informatika di sebuah universitas swasta. Sebenarnya ini agak tidak sejalan dengan keinginan orangtuanya yang menginginkan anaknya menjadi dokter, tapi inilah jalan yang diambil Sanca, mengikuti hobi dan passion nya, akhirnya orangtua nya pun mengizinkan.

Sanca sudah "terjerumus" ke dunia online sejak dulu, sejak SD dia sudah tertarik dengan dunia komputer, karena orangtuanya tidak memiliki komputer, Sanca biasa bermain komputer di rumah pamannya. Komputer pamannya pun jadi korban percobaan Sanca, dia belajar tentang komputer secara otodidak dengan komputer pamannya itu. Sampai ketika SMP, dia mulai mengenal internet dan dia sudah memiliki komputernya sendiri. Dia langsung jatuh cinta pada internet dan memutuskan untuk menekuni bidang ini dibanding dengan bidang komputer lainnya. Dia mulai membuat blog saat anak SMP lainnya saat itu sama sekali tidak tahu tentang blog. Dia pun konsisten mengisi blognya dengan pemikiran dan kegiatannya sehari-hari.


Karena dia begitu konsisten mengisi blognya, maka dalam setahun blognya sudah punya banyak follower dan pembaca setia, hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan, semakin banyak yang suka dengan blog Sanca dan memberikan respon positif, perlahan-lahan namanya pun mulai terkenal di dunia blog.

Seiring dengan perkembangan di era digital, tidak hanya di blog, Sanca juga aktif di twitter. Seiring dengan perkembangan blognya, follower Sanca juga semakin banyak dan semakin banyak. Sanca sudah menjadi influence bagi banyak remaja dan anak muda di dunia maya. Satu yang mereka suka dari Sanca, yakni semangatnya menyebarkan hal-hal yang positif di blog dan akun sosial medianya. Sanca tidak pernah menulis sesuatu yang negatif, tapi terus menyebarkan aura positif yang membuat followernya betah dan dengan senang hati merekomendasikan dirinya kepada teman-teman.

Sanca juga mulai ikut komunitas blogger di kotanya dan rajin mengikuti kopdar dan gathering juga event-event yang berhubungan dengan blog. Walau mengikuti kegiatan-kegiatan itu sedikit menganggu pelajaran sekolahnya, tapi Sanca berprinsip, bahwa nanti yang akan ia dapatkan adalah sesuatu yang jauh lebih berharga, aset masa depan yang tak ternilai, yakni kawan-kawan baru, walau dia juga terus berusaha mengejar pelajarannya di sekolah.

Sanca memang anak yang supel dan pandai bergaul, setiap event yang ia ikuti selalu saja dia mendapat teman baru, selain itu teman di dunia mayanya juga banyak. Seiring dengan berjalannya waktu, Sanca belajar banyak dari teman-temannya dan lama kelamaan tulisannya semakin baik dan semakin baik lagi, dia yang tak bisa lepas lagi dari internet, telah menggunakan internet di perangkat mobile nya dan tetap keep in touch dengan follower.

Ternyata perjuangannya tidak sia-sia, kini dia telah menjadi seleblogger terkenal, wajahnya terpampang di majalah dan tentu saja, blognya semakin ramai. Dia memiliki banyak fans, layaknya seorang sleebriti, dia telah sampai pada puncak karirnya sebagai blogger. Kini dia memiliki banyak follower yang tidak pernah membuat dia merasa kesepian.


Dia juga banyak ditawari job talkshow dan banyak advertiser yang melirik blognya. Kini dia bisa mendapatkan apa yang dia inginkan.


Namun, dipuncak jayanya seperti itu, dia mengalami musibah. Pada suatu perjalanan menghadiri event blog, mobil yang ia kendarai mengalami kecelakaan dan dia Sanca harus dibawa ke rumah sakit. Kejadiannya begitu tiba-tiba dan tidak ada yang menyangka, karena respect yang begitu besar terhadap Sanca, event blog itupun dibatalkan, para peserta memilih untuk menjenguknya ke rumah sakit, sebagian lagi memberi dukungan lewat sosial media.


#GWSSanca pun langsung jadi Trending Topic, teman-temannya yang ada di rumah sakit, memberitahukan bahwa Sanca butuh donor darah dengan golongan darah O plus. Serentak banyak orang yang bergolongan darah O + mendonorkan darahnya untuk Sanca. Sementara itu doa dan dukungan masih mengalir dengan deras.


Tapi Tuhan berkehendak lain, keesokan harinya setelah kecelakaan yang dialaminya, Sanca tak mampu bertahan dan meninggal dunia. Haru biru menyeruak keseluruh sudut media sosial. Seketika #GWSSanca berganti menjadi #RIPSanca dan sebagainya. Tak sedikit yang mencucurkan air mata sungguhan ketika mengetahui berita ini diantara seabrek emot :'( yang membanjiri Timeline. Mereka tak percaya, teman mereka, idola mereka, harus pergi secepat itu. Padahal beberapa jam sebelumnya masih ada menghiasi timeline dengan ceria seperti biasa.


Sanca yang terkenal baik dan menyenangkan itu, terlanjur ada di hati ribuan followernya, ucapan bela sungkawa tak henti-henti terucap untuk keluarga yang ditinggal. Bahkan beberapa follower dan teman-teman dari komunitas serta teman onlline nya rela datang jauh-jauh ke rumah duka dari berbagai daerah. Keluarga tentu terkejut dengan jumlah pelayat yang datang, bahkan diantara mereka mengaku belum pernah bertemu langsung dengan Sanca, jadi mereka ingin melihat langsung wajah sahabat mereka sebelum ditidurkan di tempat peristirahatan terakhir.


Keluarga pun sangat terharu, mereka tidak menyangka Sanca sebegitu kuat pengaruhnya, dan memiliki banyak teman yang bahkan semuanya tidak mereka kenal. Jadi teringat bagaimana dulu mereka sering memarahi Sanca karena seharian berada di depan komputer, bagaimana dulu mereka tidak mengizinkan Sanca untuk ikut event Blog untuk pertama kalinya.


Sekarang teman-teman Sanca berkumpul buat melihat Sanca untuk yang terakhir kalinya, baik teman sekolah, teman kuliah, dan teman onlinenya berbaur meratapi salah satu teman terbaik mereka itu ditaruh di tempat peristirahatan terakhir.


Di daring pun semuanya bergemuruh, membicarakan dan mengenang tentang Sanca, semua mengenang semua sifat baik Sanca dan kesan mereka terhadap Sanca. Hari itu, bahkan yang pernah mengenalnya pun akan tau terbawa arus, mencari tau dan akhirnya menemukan. Semuanya, merasa kehilangan, dan mulai saat itu, pada tanggal kematiannya setiap tahun, digunakan orang-orang untuk mengenangnya di dunia maya.


Menurut gue, inilah arti eksis yang sebenarnya, tidak hanya keberadaan kita diakui tapi juga keberadaan kita dibutuhkan dan disenangi. Bagaimana selama kita eksis, kita harus membuat orang nyaman dan saat kita pergi, yang terkenang dari diri kita adalah kebaikan, AXIS sampai akhir.

ENJOY YOUR DAY!

Ditulis oleh Ramy Dhia
Seorang mahasiswa arsitektur yang mencintai dunia desain, teknologi, pop culture, dan penulisan. Ngeblog sejak 2010 dan mulai ngeVlog di Youtube sejak 2014. Hobi nonton TV Series dan merupakan pemain abadi dari game Harvest Moon: Back to Nature.
NB: Bercita-cita ingin menguasai dunia.


You Might Also Like

12 komentar

  1. nice !
    walaupun jalan ceritanya rada terburu-buru, tapi edingnya dapet banget
    *applause*

    BalasHapus
  2. Its nice story, semua berharap tetep dapat eksis.
    Tapi backlink-nya kurang tuh!

    BalasHapus
  3. Ramy gak ngasih tau gua ada lomba, kan gua juga pengen ikut2an . hehe
    lu kalau dapet info kaya gitu dari mana , Ram ?

    BalasHapus
  4. @Oi winata
    hehe keliatan ya buru-burunya (ngejar deadline XD ) thankyou :D

    BalasHapus
  5. @Ramy
    ._. pengen ikut sih tapi gitu deh, gua belom terlalu bisa ngeblog + rada gak niat

    BalasHapus
  6. @Ramy iya juga sih, tapi over all bagus kok ! dapet ceritanya..

    BalasHapus
  7. nice story. jadi ada arti lain dari eksis yg bukan sekedar eksis :)

    BalasHapus
  8. waah gue ketinggalan lombanya.semoga menaaang yaakkss

    BalasHapus

Harap komentar dengan bahasa yang sopan ya, as your grandma will read it :)

Page Ranking Tool
DMCA.com

I'm in

postimage
Mutsurini Team
Komunitas Online Kab.Tangerang Warung Blogger